Elang Bondol (Haliastur indus)

Klasifikasi Elang Bondol

Elang Bondol (Haliastur indus) dalam bahasa inggris disebut Brahminy Kite, adapun klasifikasinya dalam taksonomi sebagai berikut :

Kingdom                      : Animalia

Phylum                        : Chordata

Class                             : Aves

Order                            : Falconiformes

Family                          : Accipitridae

Genus                           : Haliastur

Species                         : Haliastur indus

(Boddaert, 1783)

Morfologi Elang Bondol (Haliastur indus)

Topografi morfologi

Gambar 1. Topografi bagian-bagian morfologi Elang bondol

Secara umum Elang Bondol (Haliastur indus) mempunyai karakteristik tubuh berwarna putih dan coklat pirang. Pada individu dewasa pada bagian (kepala, leher dan dada) berwarna putih, pada bagian (sayap, mantel, ekor dan perut) berwarna coklat terang, dan terlihat kontras dengan bulu primer yang berwarna hitam. Seluruh tubuh individu remaja kecoklatan dengan coretan pada dada. Warna berubah menjadi putih keabu-abuan pada tahun kedua, dan mencapai bulu dewasa putih bersih pada tahun ketiga. Perbedaan elang muda dengan Elang Paria (Milvus migrans) adalah ujung ekornya bundar, bukan menggarbu. Mempunyai iris berwarna coklat, paruh dan sera berwarna abu-abu kehijauan, tungkai dan kaki berwarna kuning gelap. Dengan panjang tubuh antara (size min 44 cm, and size max 52 cm), lebar rentang sayap (wingspan min 109 cm, and wingspan max 125 cm), panjang ekor antara 18 – 22 cm.

Handling

Gambar 2. Perbandingan tubuh Elang bondol dengan manusia

Morfologi Anak (Juvenil)

H indus juv

Gambar 3. Juvenil Elang bondol

            Pada usia juvenile pada Elang Bondol (Haliastur indus) tubuhnya tampak didominasi oleh warna coklat gelap pada bagian atas, dan lebih pucat pada bagian kepala sampai bagian bawah tubuhnya. Warna dasar tubuh bagian atas dan sayap terlihat lebih hitam dengan bercak pucat, dengan skala bercak tersebut cenderung menjadi lebih kecil pada bagian belakang. Sementara di wilayah Australasia kepala dan leher memiliki variasi garis-garis kekuningan yang sedikit tebal. Sedangkan untuk wilayah Indomalayan pada bagian dahi dan antara mata sampai belakang paruh terlihat lebih polos, seluruh kepala terlihat lebih cerah kecuali pada bagian wajah sampai bulu telinga meiliki warna lebih kehitaman dan bergaris-garis kuning kecoklatan, dengan topeng yang kurang jelas. Selama enam bulan pertama bulu yang berwarna kehitaman memudar menjadi kecoklatan, dan garis-garis berwarna kuning menjadi memudar.

Morfologi Remaja (Immature)

Haliastur indus

Gambar 4. Immature Elang bondol

            Pada bulu remaja Elang Bondol (Haliastur indus) terdapat campuran warna usang dan pudar, yang berasal dari bulu pada saat juvenile dengan perbandingan bulu baru putih dan bulu merah kecoklatan di kepala. Tubuh bagian bawah dan rata-rata bulu sayap memiliki tahap yang mencirikan pola dewasa, dengan dahi dan tenggorokan keputihan, terdapat coretan-coretan putih kekuningan dan mahkota yang pucat. Sisi kepala, leher, mantel, dada, perut bagian atas dan panggul menjadi lebih kusam dengan warna coklat kemerahan. Bulu sayap bagian atas, perut bagian bawah, bagian bawah ekor (crissum), bulu kaki (thight), bulu penutup primer (grather-coverts), dan ekor sebagian besar tidak mengalami moulting (peluruhan pada bulu), tetapi mengalami perubahan fase warna menjadi usang dan coklat pudar.

Morfologi Dewasa (Adult)

H indus

Gambar 4. Elang bondol dewasa

            Ketika dewasa morfologi Elang Bondol (Haliastur indus) di wilayah Australasian memiliki ciri pada bagian kepala, leher sampai bagian matel, tenggorokan sampai bagian atas perut dan panggul (flanks) seluruhnya berwarna putih, sedangkan di wilayah Indomalaya memiliki warna sedikit lebih gelap. Ditandai warna kontras pada dada sampai seluruh bagian tubuh, meliputi bulu sayap, paha dan ekor, memiliki variasi ujung pucat keputih-putihan pada wilayah bagian barat, dan berwarna lebih putih di wilayah timur, dan ujung bulu primer berwarna hitam. (Ketika bersarang, betina cenderung berwarna putih pada dada bagian bawah dibandingkan dengan jantan).

Wilayah Jelajah

Burung Elang Bondol merupakan penetap umum, bukan termasuk burung migran. Daerah penyebaran Burung Elang Bondol di Indonesia adalah di seluruh Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Bali. Namun untuk keberadaan Elang Bondol di Pulau Jawa dan Bali sudah sangat jarang. Penyebaran global Elang Bondol juga ditemukan di India, Cina, Filipina, dan Australia. Menurut Coates (2000) menyatakan burung Elang Bondol juga ditemukan tersebar di seluruh kawasan Wallacea.

Brahminy Kite

Gambar 5. Persebaran Elang bondol

            Berdasarkan tipe habitatnya, Elang Bondol menempati pantai tropis, subtropics dan pulau-pulau dari hampir semua jenis habitat (muara, mangrove, pantai, terumbu karang, gosong, rawa air asin, berbatu, tebing, permukiman nelayan, dan pelabuhan-pelabuhan), tapi pada wilayah India dan Pulau-pulau besar di Indonesia, Elang Bondol menempati kawasan pedalaman antara lain sungai, danau, saluran air, rawa-rawa, persawahan, dan lahan basah lainnya, dan juga pada tempat pembuangan kota.

DAFTAR PUSTAKA

 

Coates, B.J. 2000. The birds of Papua New Guinea, including the Bismarck   Archipelago and Bougainville. Vol. I. Non-passerines. Dove Publications, Alderley, Queensland, Australia.

Ferguson-Less,J. And D. A. Christie. 2001. Raptors of the world. Houghton Miffin. New York.

MacKinnon, J., Karen Phillipps dan Bas van Balen. 1997. Burung – Burung di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan (Termasuk Sabah, Sarawak dan Brunei Darussalam). Puslitbang Biologi – LIPI, Bogor.

Prawiradilaga DM. 2003. Research and Conservation of Biodiversity In Indonesia (Research on Endangered Species in Gunung Halimun National Park: Diversity and distribution of Raptor at Gunung Halimun National Park with particular reference to the Javan Hawk-eagle). BCP-JICA. Bogor.

Iklan

Posted on Mei 8, 2013, in Karangan Bebas, Uncategorized. Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. ternyata seorang Memed duwe blog,.. wkwkwkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: